Selasa, 27 Mei 2008

Audio Terbaru : Hikmah di balik Proses

Alhamdu lilLaahi was shalaatu was salaamu 'alaa RasuulilLaahi, ammaa ba'du :

Kita menyadari bahwa dengan sifat Allaah SWT yang Maha Kuasa, tetap menjadikan ciptaanNya melalui proses... melalui adanya sebab dan akibat...melalui hukum-hukum yang telah ditetapkanNya bagi semua ciptaanNya!

Apakah hikmah di balik adanya proses dalam penciptaan ini?

Simak uraiannya di rekaman siaran saya di Radio MQ 102,7 FM Jum'at tanggal 16 Mei 2008 yang lalu, silahkan download di sini atau klik saja gambar di bawah ini !



Semoga bermanfaat!

N.B. :

Tips sederhana agar download anda berhasil, insya Allaah...

Gunakan Mozilla Firefox/2.0.0.14 download di sini

Tambahkan add-on DTA (DownThemAll!) dari link ini

Gunakan DTA untuk download, sehingga kalau terputus di tengah jalan, bisa dilanjutkan kembali dengan menu "Resume"!

Kamis, 08 Mei 2008

Next Level....

AlhamdulilLaah wash Shalaatu was Salaamu 'alaa RasuulilLaahi, 'ammaa ba'du :

Allaah Subhaanahuu wa Ta'aalaa berfirman,

"[19] sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan). " Al-Insyiqaaq

Nah, dalam proses menjalani taqdir Allaah ini kita tentu merasakan, betapa perjuangan kita selalu menuju ke tingkat berikutnya ("the next level") dalam kehidupan ini.

Sebagai contoh :
- nuthfah, 'alaqah, mudhghah, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua, mati
- alam arwah, alam dunia, alam barzakh, alam akhirat
- TK, SD, SLTP, SLTA, PT
- dst.

Namun tentunya tidak selalu tingkat berikutnya merupakan kesudahan yang lebih baik bagi seseorang, misalnya : alam barzakh dan alam akhirat bagi orang kafir tidak lebih baik dari alam dunia.

Demikian pula dalam proses kehidupan selama di dunia ini : seseorang yang sudah remaja atau dewasa tidak lebih baik dari ketika dia masih anak-anak, misalnya karena salah asuhan atau salah pergaulan. Seseorang bertambah kaya atau bertambah tinggi tingkat pendidikannya bisa saja tidak lebih baik dari sebelumnya, misalnya karena dihinggapi penyakit al-kibr alias sombong.

Rasulullah SAW menyatakan bahwa salah satu sifat orang beriman haruslah hari esok lebih baik dari hari ini dan hari ini lebih baik dari kemarin, meskipun kadang-kadang tergelincir tapi segera bertobat dan tidak terus menerus dalam kesalahan yang sama (QS. 3:135),

"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. "

Kita biasanya mengukur "Next Level" kita dari Strata Pendidikan, Eselon (Jabatan), atau Kepemilikan. Padahal sesungguhnya yang naik baru UJIANNYA, hasilnya belum tentu lebih baik...;)

Saya menulis postingan ini karena insya Allah besok saya akan masuk "Next Level" dalam upaya saya belajar mencari penghasilan di Internet. AlhamduliLLaah saya sudah terdaftar di Internet Marketing Bootcamp yang diselenggarakan TDW Resources tanggal 10-11 Mei di Jakarta, dengan pembimbing seorang Internet Marketer kelas dunia yang (katanya) pernah menghasilkan lebih dari $100000 dalam waktu lima hari di saat liburannya, namanya Fabian Lim. Saya berniat berbagi ilmu tersebut nantinya, karena biayanya cukup besar $800 untuk pelatihan 2 hari saja! Jadi, next level-nya bagi saya selain insya Allah bertambah peluang meraih rizqi juga bertambah pengetahuan untuk dibagi, AlhamdulilLaah...............

Semoga Allah 'Azza wa Jalla meneguhkan hati saya untuk tetap lurus dan membukakan peluang untuk lebih banyak bertambah amal kebaikan. Aamien.

Mohon dorongan dan do'a dari semua...

Minggu, 06 April 2008

Berbagi Pengalaman Mencari $$$ di Net

BismilLaah...walHamdu lilLaah ...washshalaatuwassalaamu 'alaa RasuulilLaah, wa ba'du .

Beberapa waktu belakangan ini saya sedang giat "belajar" mencari $$$ di net (mungkin udah pada tahu, ya...he..he). Insya Allah saya ingin berbagi dengan siapa saja yang ingin tahu caranya. Walaupun -maaf- untuk kali ini saya belum bisa cerita hasilnya, masih kecil, sih :)~

Ada beberapa keuntungan bekerja lewat internet :
1. Hasilnya $ dibelanjakannya Rp ;)~
2. Tidak perlu skill yg rumit, cukup keahlian sederhana saja
3. Bebas waktu pengerjaannya
4. Cepat nambah ilmunya ... dan mudah-mudahan juga $$$-nya, insya Allaah.

Mohon maaf buat para "expert", posting ini saya tujukan untuk "newbies" spt saya sendiri :

a. Membuat dan mengisi akun "e-gold".

Jika anda mau langsung membuat akun e-gold, silahkan klik di sini.

Tapi jika ingin mempelajari bagaimana caranya, atau langkah selanjutnya setelah akun anda jadi, kunjungi saja situs ini.

b. Menambah e-gold secara gratis

Ada beberapa cara untuk mengisi akun e-gold kita yang masih kosong, tapi semua butuh kesabaran!

b.1. Menambah e-gold dengan memakai blog anda : klik di sini.

b.2. Menambah e-gold dengan PTC,PTS, de el el ;)
Lihat panduannya di sini.

c. Menggunakan e-gold
Setelah akun e-gold anda terisi, baik dengan "membeli" atau dengan bekerja, anda bisa gunakan untuk BELANJA BARANG maupun untuk NAMBAH EGOLD LAGI ;)~

Karena ini Panduan Sederhana, maka saya akan mencontohkan yg bisa DUA-DUANYA sekaligus.

Situs favorit saya, adalah situs ini, karena :

- hanya dengan $22 anda bisa mendapat PRODUK senilai $5000 LEBIH yang BISA DIJUAL KEMBALI atau dibagikan SECARA GRATIS. Sebagai contoh, silahkan Anda ambil produk GRATIS dari situs itu di sini atau di bawah ini.



Nama produknya, sebuah e-book dengan judul : 1001_Newbie_Friendly_tips
- anda berkesempatan mendapat tambahan e-gold dengan mempromosikan link referral situs ini di BLOG anda. Keahlian minimal : punya blog/bisa bikin blog DAN bisa menempatkan link ;)~
- atau kirimkan link tersebut ke teman-teman anda lewat email, asalkan jangan spamming.

Mudah bukan???

Selamat mencoba!

WalLaahul Musta'aan.

Rabu, 12 Maret 2008

Es Kacang Merah

AlhamdulilLaahi wash Shalaatu was Salaamu 'alaa RasuulilLaahi, wa ba'du :

Akhirnya tergerak juga buat nulis lagi ........ ;)

Sejak pindah dari Griya Permai (Perumahan Martuwa Indah ... maksa) pertengahan tahun lalu ke Graha Puspa (yg ini perumahan beneran), saya agak jarang ke tengah kota Bandung. Lebih sering menjalani rute Lembang-Cikole.

Hari Selasa yang lalu saya dan istri saya sengaja janjian di rumah lama kami (Griya Permai, Jln. Veteran 67 Bandung), setelah masing-masing menjalani kesibukan berbeda : istri saya mengobati jasmani di tempat prakteknya, dan saya mengobati rohani ngisi pengajian ;).

Ternyata, paviliun rumah sudah dikontrakkan jadi outlet pempek Palembang. Sambil nunggu, saya makan dulu pempek (tentu setelah telpon nyonya, minta ijin makan duluan) dan memesan es kacang merah (kacang abang), yang baru pertamakalinya saya temui. Khoq bisa ya, kacang merah jadi "merk" es, padahal biasanya disayur? Tapi, karena sering juga makan es campur yang di atasnya ditambah variasi kacang hijau (kacang ijo), saya bersabar saja menunggu pesanan datang. Dalam hati saya berfikir, paling-paling sama aja : ditempatkan sedikit di atas es, buat variasi saja.

Ketika pesanan datang, ternyata dugaan saya sepintas tidak salah. Setumpuk es ditempatkan dalam mangkuk gelas, dan di atasnya ada sedikit kacang merah ditambah susu coklat. Saya tidak sabar lagi, langsung saja saya dulukan menyantap kacang dan coklatnya yang di atas es sampai habis...hmm, ternyata enak juga! Tapi, khoq pelit amat, ya, kacangnya cuma sedikit. Kebayang "penderitaan" menghabiskan es sisanya, karena yang terbaik sudah disantap duluan.

Dengan ogah-ogahan saya santap saja es di bawahnya sesuap demi sesuap. Eh, ternyata di balik timbunan es masih ada sesuatu lagi. SubhaanalLaah, ternyata di dasar mangkuk terdapat buanyaak..kacang merah yang tadi saya "dambakan"! Tentu semangat menghabiskan sisanya berbalik seratus delapan puluh derajat jadi "semangat empat lima". Tas...tuntas!

Apa maksud saya menulis semua ini?

Saya teringat bunyi suatu hadits, yang kurang lebih maknanya : Allah SWT menertawakan hambaNya yang dirundung susah, padahal Allah mengetahui di hadapan hamba tersebut sudah banyak kemudahan yang telah Allah takdirkan.

Nah, selamat ditertawakan, atau lebih baik bersabar saja?

" [5] Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

[6] sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

[7] Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

[8] dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. " (Alam Nasyrah : 5-8).

WalLaahu Ta'aalaa a'lam.